Sweet Moment Captured by My Pocket Camera

Point Of View

Why do people always argue because of this and why many of them impose or even defend their opinion without listening or respect to others. You never really understand a person until you consider things from others view. Have you realize if there is no mistake so great as being always right?

I think you can have your own point of view, you have to tell it your way. But still remember it can be luxury dangerous  and no point of view can ever be the last one. Seeing things through a different set of eyes changes the whole pictures. That's the rules.

People believe so much in themselves that there willing to eliminate the competition that makes them lose, what they don't realize is thinking why the opponent has the advantage.

So, why don't we looking for the midpoint of difference? choose the world you see and see the world you choose. You can't solve problems by using the same kind of thinking.



Pre Wedding Picture

 
it's just random pic...
i love the concept, it's remind me from the "UP" scene

Indonesia 65 tahun merdeka itu...

(Foto karya - Cas Oorthuys : 1946 | Nederlands Fotomuseum, Rotterdam)

Harusnya saat ini kita udah ada di titik kesejahteraan, tapi kenyataan yang ada malah sangat jauh dari harapan. Mostly pihak-pihak tertentu cuma egois sama apa yang dia pengenin tanpa memperhatikan kepentingan orang banyak.  

To be honest i don't really know what independence day to indonesia is and why we celebrate it, but i know it's day when we indonesians get together in rememberance of our heroes that have sacrifices for us. Without them indonesia wouldn't be a free country right now. Tapi tetep aja banyak pemerintah kayanya gak pernah ngehargain mereka, buktinya aja banyak veteran yang gak punya kehidupan yang layak. Dan buat makan doang mereka mesti ngumpulin sampah yang ada di jalanan. Apa itu yang dibilang ngehargain jasa para pahlawan?

I seriously have no idea on what to say other than that, hehe

Seperti yang udah-udah, pasti sebagian dari kita ngerasa jadi orang Indonesia itu adalah beban. Gimana enggak, kita dimata orang luar terkenal dengan bikin SIM yang super gampang (baca: pake duit biar urusan lancar), kalo demo suka anarkis dan lebay sendiri, sampah everywhere, suka ngelanggar dan gak tau aturan, gak punya manner. Pokoknya banyak hal yang gak banget yang ujung-ujungnya bikin malu negara sendiri. Dan baru bisa punya behavior sebagai manusia yang beradap kalo udah di luar negri. Kenapa gak perlakukan negeri ini sama seperti negara lain yang sering kalian datengin atau bahkan yang kalian impikan.

Mulailah dari hal yang kecil.
Jangan berkelakuan seakan mengubah Indonesia udah terlambat, 
karena Indonesia akan ada untuk selamanya.  


 

STICKY si warna warni lengket dan manis dari Singapura



Jadi nyesel deh waktu ke Singapore kemaren gak sempet mampir ke STICKY. Keliatannya sih permennya enak banget, rasanya macem-macem, tulisannya bisa customize, bentuknya lucu-lucu, terus packagingnya itu loh unik banget....


Harganya sih kalo aku bilang termasuk murah mulai S$2.90 - S$8.90 itu juga udah dapet permen segepok. Asik banget kan? Selain itu mereka nawarin package buat ultah ada wedding gitu, start from :
Choose from 4 batch sizes :
4 kg - S$200.00 incl. GST (up to 6 letters)
6 kg - S$300.00 incl. GST (up to 8 letters)
8 kg - S$360.00 incl. GST (up to 10 letters)
10 kg - S$420.00 incl. GST (up to 14 letters) sekitar 4000 pieces
Optional packaging starts from S$0.50 per unit 




STICKY – Traditional Hand-Made Yummy
The Central 
(exit Clarke Quay station, basement where all the foodies are!)
6 Eu Tong Sen Street
B1-54/55, Singapore 059817
Tel    : +65 6238 5178
Fax   : +65 6224 6012

Web : http://www.sticky.com.sg and http://www.sticky.com.au

Need some help? 
Call Kris at +65-9858-0550 or email kris@sticky.com.sg
ORDER : Order Form or Order Online Form


Creativity is....

Binguuuung banget sama orang-orang yang "mengartiskan" orang-orang yang ga ada prestasinya. Bahkan kadang-kadang dianggap dan diperlakukan seperti heroes. Duh, padahal kan banyak banget yang bener-bener punya prestasi. Tapi orang-orang itu justru malah ga didukung dan bahkan sering dicari-cari kelemahannya. 

Emang gak ada yang salah sih sama yang namanya kreatifitas, tapi kenapa banyak yang protes kalo kualitas entertainment indonesia menurun. Sementara pada ga sadar apa ya yang menurunkan standard dan kualitas entertainment indonesia itu sapa? Justru mereka-mereka yang demand buat ngeliat orang-orang tanpa prestasi itulah yang menurunkan kualitasnya... Hasilnya adalah di tv atau bioskop pada muterin film-film yang jauh dari "keren". Ck ck ck...  

Seandanya aja pada banyak yang demanding to see oooor demanding to show hal-hal yang penting.


Stop Dreaming, Start Driving!

 
Dosen service marketing aku pernah bilang kalo "untuk menerapkan sesuatu harus diliat dari culture and behavior dari orang-orang yang ada disitu dan behavior seseorang itu dipengaruhi sama lingkungan dimana dia berada", dan itu bener banget. 

Buktinya aja kalo orang Indonesia ke Singapore pada tertib banget. Nyebrang di tempat yang bener, gak buang sampah sembarangan, gak ngerokok, gak berani ngerusak fasilitan umum, and many more. Just wonder why kenapa orang-orang kita kalo di luar negri bisa brubah drastis gitu ya? takut sama peraturannya? ngerasa kalo mereka jadi bule di luar negri dan harus punya behave kaya orang bule? terpengaruh sama orang singapore yang gak biasa sama kelakuan orang indonesia kebanyakan? tapi kenapa orang indonesia tertibnya cuma di luar negri dan kenapa gak di negaranya sendiri?

31 JULY = MY BIRTHDAY

I have waited for this day all year
Twenty two today
And i saw a candle,
three sweet lollipop in different shape,
two other gifts,
and you

A special heart from the very start

You Are Melody Number